Dian Kurung Semarakkan Morro Soetta Fedtival
Dian Kurung Semarakkan Morro Soetta Fedtival
Kebumen Dinsos P3A ( 25/02/2023) Morro Soetta Festival diwarnai beraneka ragam Dian Kurung. Dian kurung adalah sejenis lentera yang biasanya terbuat dari kertas dengan dian/lentera di dalamnya. Dian kurung yang lebih rumit dapat terbuat dari rangka bambu dibalut dengan kertas tebal atau sutera bewarna. Dian kurung biasanya tidak dapat bertahan lama, dan mudah rusak. Setiap daerah mempunyai istilah yang berbeda beda terhadap dian kurung, misal istilah teng untuk wilayah Solo, damar kurung untuk daerah Gresik, Impes istilah di wilayah Jepara dan teng teng lebih dikenal untuk daerah Semarang. Tahun 1980an saat menjelang lebaran wilayah Kebumen semarak dengan dian kurung. Hampir setiap rumah terhiasi dian kurung, penjual dian kurungpun banyak dijumpai di pasar maupun berkeliling dari rumah ke rumah. Berangsur angsur dian kurung menghilang dengan adanya listrik di semua wilayah. Karang Taruna menginisiasi festival dian kurung sebagai bagin event di Morro Soeta Festival. Ratusan peserta mengikuti festival tersebut. Informasi juara sebagai berikut :
Juara 1 = 006 Kecamatan Buluspesantren
Juara 2 = 050 Kecamatan Sruweng
Juara 3 = 002 Kecamatan Puring
Harapan 1 = 007 Kecamatan Ambal
Harapan 2 = 032 Kecamatan Klirong
Harapan 3 = 061 Kecamatan Pejagoan
