Camat Perempuan resmikan kampung KB di Tahun 2018
Camat Perempuan resmikan kampung KB di Tahun 2018
Kampung KB merupakan salah satu 'senjata pamungkas' baru pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, terutama di wilayah-wilayah yang 'jarang terlihat' oleh pemerintah. upaya mensejajarkan daerah tertinggal dengan daerah lainnya di garap melalui program andalan ini. Kampung KB kedepannya, akan menjadi ikon Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Kehadiran Kampung KB diklaim dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam membangun keluarga kecil berkualitas. Kampung KB menjadi program inovatif dan strategis dalam mengimplementasikan Nawa Cita terutama Nawa Cita 3, 5 dan 8. Pada Nawacita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Nawacita Kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta Nawacita Kedelapan yaitu melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patritisme dan cinta tanah air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia. Kampung KB merupakan satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program KKBPK yang dilakukan secara sistemik dan sistematis. Di Kabupaten Kebumen, dari tahun 2016 sampai dengan 2018 sudah terbentuk 69 Kampung KB yang tersebar di 26 Kecamatan. salah satu pencanangan yang menarik kali ini adalah, pencanangan yang dilaksanakan di Desa Tegalretno Kecamatan Petanahan. Pencanangan dilakukan langsung oleh Camat Perempuan (Sri Kuntarti, S.Sos, MM) yang merupakan salah satu camat dari dua camat perempuan yang ada di Kabupaten Kebumen. dipadukan dengan kesenian daerah dan atraksi menunggang kuda (seperti pada gambar) menjadikan acara pencanangan yang dihadiri dari lintas sektor terkait dan masyarakat menjadi lebih menarik dan berbeda dari pencanangan kampung KB lainnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya salah satu integrasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut melalui program dan kegiatan yang di integrasikan dengan lintas sektor terkait.
Sumber : https://dinsosppkb.kebumenkab.go.id/webmin_post/form/22
