Datang ke Kebumen, TNP2K temui Kadinsos P3A
Datang ke Kebumen, TNP2K temui Kadinsos P3A
Kepala Dinas Sosial dan P3A Kebumen, Drs. Eko Widianto kedatangan tamu dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sekretariat wakil presiden, Farrah dan Syamsul didampingi 3 (tiga) videografer dan potografer profesional.
Tim diterima Kadinsos P3A di dampingi Kabid Linjamsos di ruang kerjanya Jln. Soekarno Hatta 153, pada Rabu 14 September 2022. Kedatangan mereka ke Kebumen untuk melakukan wawancara mendalam dan memproduksi video dan poto esai kemiskinan ekstrem yang bertujuan untuk mendokumentasikan pengalaman dan tantangan pemerintah daerah dalam menerapkan inisiatif pengurangan kemiskinan ekstrem serta dampak program terhadap penerima manfaat.
“Mereka datang dengan maksud untuk koordinasi tentang upaya penanganan kemiskinan ekstrem di Kebumen. Karena kita rangking pertama dalam hal penanganan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah, dan rangking dua untuk tingkat nasional,” ujar Ika Kusuma Siswandari, Kabid Linjamsos saat melakukan syuting pengambilan video di salah satu desa miskin ekstrem.
Menurut Ika yang juga menjabat sebagai manajer PUSKESOS RUMAH HARAPAN, dokumentasi video ini akan menggambarkan bagaimana Pemkab Kebumen melakukan terobosan dan inovasi dalam penanganan kemiskinan ekstrem, salah satunya melalui inovasi RUMAH HARAPAN dan APLIKASI BANSOS SOBATKU (Sistem Informasi Bantuan Sosial Terpadu Kebumen).
Selain itu video ini juga akan mengungkap proses kolaborasi pemerintah dan sektor non pemerintah dalam membangun konvergensi penanganan kemiskinan ekstrem. Selain Dinsos, nantinya akan dilakukan juga pengambilan gambar di BAZNAS dan penerima manfaat secara langsung serta Universitas Putra Bangsa Kebumen. Apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Kebumen bakal menjadi panduan atau percontohan bagi daerah lain dalam hal upaya pengentasan kemiskinan.
Sementara itu Farrah dari TNP2K menyatakan, pihaknya telah memilih 5 (lima) kabupaten/kota se Indonesia yang dianggap mempunyai praktek baik dalam melakukan upaya penanganan kemiskinan ekstrem yaitu Kab Manokwari Selatan, Buleleng, Timor Tengah Selatan, Kota Medan dan terakhir Kebumen (ik9).
