Di Kebumen, 29 Anak Penderita Kanker Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah
Di Kebumen, 29 Anak Penderita Kanker Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah
Sebanyak 29 Anak di Kebumen dilaporkan mengalami sakit Kanker Leukemia dan belum pernah tersentuh program pemerintah. Apalagi, kondisi ini sudah dialami para penderita sejak sekitar tahun 2016-2017 lalu.
Hal itu disampaikan Ketua Paguyuban Peduli Kanker Anak Kebumen Sunaryo bersama perwakilan orang tua dan anak penderita kanker, kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, saat menyampaikan laporan dalam Peringatan Hari kanker Anak se Dunia dan silaturahmi keluarga pejuang kanker anak pada 26 Februari 2022 di Pendopo Kabumian.
Kepada Bupati, Sunaryo mengatakan dari jumlah anak yang menderita kanker, sebagian masih harus menjalani perawatan dan ada yang sudah selesai pengobatan. Kendati begitu, proses penanganan ini bukanlah hal yang mudah, dan butuh kepedulian sesama.
Menanggapi hal itu Bupati Kebumen mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Terlebih selama ini mereka belum pernah tersentuh program pemerintah. Menurutnya ini kedepan harus dipikirkan solusinya.
Untuk itu, sebagai bentuk perhatiannya, Bupati akan segera meminta Dinas Kesehatan membuat sebuah Kanal Aduan kesehatan masyarakat. Disitu tidak hanya melayani konsultasi kanker saja, namun juga penyakit lainya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ika Kusuma Siswandari, SE, MKes bertindak sebagai narasumber mewakili DINSOS P3A Kebumen, Edi Rianto (Bappeda) dan M. Natsir (Dinkes) dalam seminar yang bertajuk “BERSAMA KITA WUJUDKAN KEKUATAN, KEBAHAGIAAN DAN HARAPAN” (ik9)
