20 Wanita Rawan Sosial Ekonomi ikuti Pelatihan Menjahit guna peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat
20 Wanita Rawan Sosial Ekonomi ikuti Pelatihan Menjahit guna peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat
KEBUMEN – Bertempat di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Budi Mulyo, Desa Kalijirek, Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen sebanyak 20 Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) yang berasal dari 4 kecamatan yaitu Kecamatan Kutowinangun, Kecamatan Gombong, Kecamatan Prembun dan Kecamatan Sruweng dan masing-masing kecamatan mengirimkan 5 peserta.
Adapun kriteria untuk mengikuti kegiatan ini adalah : 1) Warga masyarakat yang telah terdaftar dalam BDT. 2) Wanita single/janda yang mempunyai tanggungan anak. 3) masih dalam usia produktif (18 - 58 tahun) dan 4) menjadi tulang punggung keluarga. Kegiatan pelatihan keterampilan menjahit diadakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen dalam hal ini sebagai pelaksananya adalah Dinas Sosial dan PPKB Kabupaten Kebumen.
Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 5 hari tanggal 01 – 05 Agustus 2019 dan dibuka oleh Kepala Dinsos dan PPKB Kab. Kebumen, dr. A. Dwi Budi Satrio, M.Kes. Dalam sambutannya beliau mengatakan “Hidup itu harus berubah, tanpa berubah tidak akan ada perubahan”.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk
meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi para peserta. Selain bekal
keterampilan menjahit, para peserta juga diberikan bantuan sarana prasarana
berupa masing-masing mesin jahit. Pelatihan yang dilaksanakan dengan
bantuan tenaga pengajar dari LPK Budi Mulyo yaitu oleh Bapak Khabib diharapkan
mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan para wanita yang tergolong WRSE
sehingga dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi mereka. Kegiatan ini merupakan
wujud dari upaya Dinas Sosial dan PPKB Kab. Kebumen sebagai salah satu upaya
penanggulangan kemiskinan di Kebumen.
