Pemkab Kebumen, Asesmen terdampak Kerusuhan wamena
Pemkab Kebumen, Asesmen terdampak Kerusuhan wamena
Dinsos PPKB Kebumen,- Mendengar informasi adanya warga kebumen terdampak kerusuhan Wamena, Irian Jaya pulang kampung. Pemkab Kebumen melalui Dinas terkait mulai senin, 14 Oktober 2019 mengadakan asesmen.
Sebelumnya dilakukan rapat singkat, yang di pimpin Kepala Dinas Sosial Dan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, A Dwi Budi Satrio, di hadiri Kadin Dukcapil, Maskemi, utusan Dinkes, Kesbangpol, dan unsur staf DinsosPPKB. Di ruang informasi sekretariat.
Materi asesmen diputuskan meliputi, kondisi kesehatan, surat-surat kependudukan, proses belajar bagi yang masih menempuh pendidikan, kerugian dan pekerjaan.
Untuk sementara yang tercatat 26 warga yang pulang kampung, berasal dari desa Grenggeng, Karanganyar delapan orang, desa Rangkah, Buayan tiga orang, desa Sidobunder Puring enam orang, desa Krubungan, Mirit lima orang, dan desa Korowelang, Kutowinangun empat orang.
Kondisi Umum
Tim kecil yang bergerak, disamping asesmen sekaligus berkoordinasi dengan puskesmas untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Secara umum kondisi kesehatan masih stabil.
Surat-surat kependudukan rata-rata masih pegang, satu orang atas nama Andi Subarkah dari desa Grenggeng, Karanganyar yang berkeinginan tidak kembali merantau, langsung mendapat pendampingan dari Dukcapil.
Ketika diminta cerita kerugian harta, kecenderungannya sudah iklas dan bersyukur bisa ketemu keluarga dengan selamat. Seperti Sudarman dari desa Sidobunder Puring, yang dia pikirkan untuk segera mendirikan usaha bengkel dikebumen, seperti yang ditekuni selama di perantauan.
Sementara hasil asesmen akan segera di inventarisir untuk mendapat hal-hal yang perlu dan sesuai aturan.
