Empati Kadinsos PPKB pada penderita tumor di Kabupaten Kebumen
Empati Kadinsos PPKB pada penderita tumor di Kabupaten Kebumen
Kebumen. Penyakit
tumor rahang yang dialami bayi Aliya Milatul Mustifa (6 bl) mendapat
perhatian dari Kepala DInas Sosial dan Pengendalian penduduk dan Keluarga
Berencana Kabupaten Kebumen, dr. Budi Satrio, MKes. Bayi anak ke dua dari
pasangan Anwar Musfofa (30 th) dan Riska Nursanti (25 th) tinggal di Desa
Kemujan Kecamatan Adimulyo. Begitu mendapat laporan dari Tagana (Taruna Siaga
Bencana)Suwarno, ada bayi dari keluarga miskin yang memerlukan
pertolongan, Budi Satrio langsung membentuk team dan hadir di lokasi, Kamis
(24/10). Sebelum ke alamat, team Dinsos PPKB mampir ke Balai desa Kemujan
untuk melakukan assessment aspek kependudukan. Dari keterangan Kepala
Desa Kemujan Aris, didapatkan keterangan bahwa orangtua Aliya termasuk warga
miskin tetapi belum masuk data Basis Data Terpadu. Sehingga Kepala DInsos
PPKB berpesan agar segera mengadakan MUsdes Verifikasi Validasi data
kemiskinan dan memasukkan Mustofa sebagai Keluarga yang diusulkan masuk dalam
BDT.
Kepala DInas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
menyampaikan kepada keluarga agar tetap sabar. Apalagi tumornya jenis
jinak sehingga kita semua masih punya waktu untuk persiapan. Memang ada
kendala karena Keluarga Anwar Mustofa termasuk keluarga miskin tetapi tidak
punya Kartu Indonesia Sehat, sehingga harus dibuatkan kartu KIS terlebih
dahulu. Saya akan lapor ke Bupati,dan Sekda serta rapat kordinasi dengan
DInas Kesehatan dan BPJS Kesehatan tetapi Insya Allah semua akan terselesaikan
Saya sengaja hadir untuk melihat kondisi sosial dan kesehatannya. Kasus
sosial kesehatan seperti ini sering terjadi tetapi semakin menurun. Jika
verifikasi dan validasi data kemiskinan yang harus dimulai dari Musdes bisa
berjalan rutin maka kasus miskin yang tidak masuk BDT akan sangat kecil.
Selain memberikan semangat kepada keluarga, saya juga harus memotivasi
desa untuk mengadakan Musdes untuk verifikasi data BDT. Jelas Budi Satrio.
