Bayi penderita tumor dari desa Kemujan Adimulyo Butuh Bantuan
Bayi penderita tumor dari desa Kemujan Adimulyo Butuh Bantuan
Kebumen. Nasib kurang beruntung dialami bayi Aliya Milatul Mustifa (6 bl) (14). Bayi anak ke 2 dari pasangan Anwar Musfofa (30 th) dan Riska Nursanti (25 th) warga Desa Kemujan Kecamatan Adimulyo, ini menderita tumor jinak sejak lahir.
Penyakit tersebut tumbuh di pangkal rahang dan pipinya membuat tangan dan wajahnya tidak simetris dan aktifitasnya terhambat. Tumor yang sebesar bola tenis itu terus membesar, terasa lunak ketika diraba, Walaupun tidak merasakan sakit (terlihat ekspresinya ketika diraba), dan memerah tetapi tampak mengerikan.
Riska Nursanti ibu dari Aliya
Milatul Mustifa, menyampaikan bahwa penyakit yang diderita anaknya ini sudah
ada sejak lahir. Semasa kehamilan saya tidak
merasakan mengalami kelainan, rasanya sama seperti saat saya hamil kakaknya dulu.. Walaupun anak saya tidak merasakan sakit,
tetapi sebagai ibu kandung Aliya saya merasa khawatir kalau penyakitnya berbahaya.
Hingga kini, menurutnya upaya untuk mencari
kesembuhan sudah kami lakukan. Yang
terakhir ini kami ke RSU PKU Gombong, ke dokter Specialis Bedah anak. Berdasarkan pemeriksaan
Laborat Patologi Anatomi tumornya jenis jinak, Limphangioma. Dokter sudah memberi tahu bahwa ini harus
dibiopsi dan disuntik minimal empat kali.
Namun karena kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu, membuat
pengobatan belum bisa dilakukan.
Bapaknya guru ngaji di TPQ dan kerja serabutan, sebagai buruh dan ibunya tidak bekerja.
Mengapa tidak masuk DTKS/
BDT (Data Terpadu Kesehteraan Sosial/ Basis data Terpadu) dengan kondisi miskin
seperti ini, karena mereka warga baru di desa Kemujan, kata Aris Kepala desa
Kemujan, bahkan KTP elektronik saja
belum jadi. Kami akui bahwa desa Kemujan
belum melaksanakan Musdes untuk verval data.
Insya Allah pada musdes ke depan warga ini akan diusulkan masuk dalam
data DTKS. Saat ini bayi Aliya
membutuhkan bantuna karena sakitnya dan karena orangtuanya miskin.
